Puri Dental Mantap Pengalaman Dokter Gigi

Gigi saya patah setengah, akhirnya sempatin ke dokter gigi. Ini bukan masalah gaya-gayaan. Tapi memang sakitnya luar biasa, dan juga malunya luar biasa. Sebagai anak gaul 25 tahun punya gigi depan sompel sangat menganggu penampilan.

kira-kira seperti ini kasusnya. Foto ini bukan gigi sy yaaa..hanya ilustrasi

Mau ketawa salah, senyum salah, diam aja dikirain sombong… Pergaulan juga butuh bicara kali, bukan sekadar jempol yang bicara lewat sosmed.

Akhirnya saya putuskan untuk memperbaiki gigi yang patah tersebut.

# Langkah 1- Riset cari dokter gigi palsu

Sebenarnya simpel aja sy gugling 1 jam an. Yang penting dapat dokter gigi yang oke, murah, berpengalaman, dan yang pasti dokternya bisa ditanya-tanya dulu sebelum mau deal perawatannya apa. Usut punya usut saya baca beberapa blog termasuk yang membuat daftar drg murah disana tercatat puri dental, dan dental police.

Akhirnya saya putuskan ke Puri Dental aja, karena mereka bilang murah dan bisa konsul gratis. Sy takut kejebak sudah kesana dan ternyata jonkkk mahal. Makanya harus cari drg yang bisa ditanyain dulu. Juga ada beberapa pendapat lain yang bilang disana murah dan oke, sekalian bisa dicoba.

# Langkah 2 – Pergi Kesana

Eh ternyata, saya kesana senin sore. Wuihh antrian sudah panjang…Katanya banyak pasien booking untuk kontrol behel. Saya datang sekitar jam 5 sore an ke puri dental denai.

Tapi akhirnya setelah nunggu sejaman, giliran saya masuk. Dan konsul dengan dokter giginya yg cewek, drg handini kalau tidak salah.

# Langkah 3 – Buat keputusan

Sialnya gigi saya dibilang dokternya harus dirawat saraf dulu, lalu dibuatkan crown atau mahkota gigi tiruan. Ini adalah pilihan yang terbaik. Soalnya saya juga gak mau giginya dicopot pakai gigi palsu lepasan.

Jadi giginya harus 3x kunjungan untuk Perawatan saluran akar alias PSA dulu. Biayanya 1juta, dan utk gigi palsu crownnya kena 3,5 jt. Jadi total 4,5 juta. Catatan: saya sudah bandingin juga harganya ke dokter gigi lain…menurut saya memang ini yang paling murah dan masuk akal harganya. Crown memang tergolong mahal.

Kalau belum paham tentang crown, bisa tonton video ini

Drama terjadi

Setelah beberapa kali kesana utk PSA semua berlangsung aman. Namun drama terjadi saat mau pasang gigi crown nya. Berhubung prosesnya 14 hari kerja (dari cetakan LAB), saya lupa ternyata sudah beli tiket pesawat untuk ke Jakarta sekitar hari H pemasangan gigi palsunya. Sialnya, hari ke 14 itu tepat pada jadwal penerbangan saya sekitar jam 1 siang. Kalau mau diundur pasang gigi palsunya sebulan lagi tidak mungkin, karena ada kemungkinan pergeseran gigi kalau diundur. Nanti model cetakannya berubah.

Saya coba desak dokternya untuk mengerjakan lebih cepat ternyata tidak bisa. Karena mereka bilang itu adalah memang proses LAB dan diluar kontrol mereka. Dan dokternya juga sudah estimasi sekitar 2 minggu pembuatan.

Solusinya

Akhrinya, saya berterimakasih kepada dokternya karena dia mau memasangkan crown saya jam 7 pagi… padahal jadwal klinik puri buka jam 10 pagi. Saya sebenarnya segan juga karena sudah diluar jadwal. Jadi saya usahakan datang cepat biar bisa dikerjakan cepat.

Dan akhirnya sy datang sekitar 7 lewat 15 gitu…dokter dan 1 perawat sudah menunggu. Sepertinya bukan skuad penuh, karena kasirnya juga anak muda gitu hihi…mungkin tukang jaga gedung.

Proses pemasangannya sekitar 1 setengah jam, karena harus dikikis juga sedikit dan semuanya berjalan lancar.

Akhrinya sekitar setengah 9 selesai saya langsung kebut order gocar ke kualanamu airport. Dan ga sampe 1 jam an sampe di bandara. Sekitar jam 10 kurang. Dan saya masih bisa makan dulu sebelum check in. Walaupun gigi masih terasa asing dan ganjal karena gigi baru.

Tapi saya puas, karena gigi depan saya sudah kembali utuh bentuknya dan fungsinya. Paling cuma butuh adaptasi aja.

Overall, Saya puas. Gigi palsunya juga enak dipakai dan warnanya natural mirip warna gigi sebelahnya.

PS: Nanti saya update fotonya dengan yaah.

Thx buat puri dental juga. Sy minta maaf karena gara gara sy jadi ngerepotin pagi-pagi harus buka klinik.